PARIS FASHION WEEK AW 2017/2018

PARIS FASHION WEEK AW 2017/2018

Monday, May 26, 2014

FASHION REPORT : YOGIE PRATAMA. LIGNE COLLECTION. IPMI KAIN NEGERI. JAKARTA FASHION& FOOD FESTIVAL 2014

 
YOGIE PRATAMA
Koleksi terbaru “Ligne” untuk peragaan busana kolektif IPMI yang bertajuk “Kain Negri” di Jakarta Fashion & Food Festival 2014.
Oleh, Adi Surantha

Eksplorasi kain bangsa seperti tak pernah habis digarap oleh desainer fashion tanah air. Warisannya yang kaya dan indah membuat setiap perancang mode ingin terus membuatnya semakin eksis dan dicintai oleh penikmat mode dan khalayak luas. Yogie Pratama, salah satu desainer muda Indonesia yang baru bergabung di Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) pada tahun 2013 lalu pun berkontribusi untuk melansir koleksi lini utamanya dengan material kain Indonesia. Koleksi tersebut bertajuk “Ligne” –dalam bahasa Perancis- yang berarti: Garis. Kreasi busana tersebut dipresentasikan di Jakarta Fashion & Food Festival 2014 di Kelapa Gading, Jakarta. Presentasi ini pun digelar pada peragaan kolektif bersama desainer IPMI lainnya, yang mengangkat tema besar IPMI “Kain Negri” pada 18 Mei 2014.

Rangkaian 8 koleksi busana wanita bernama Ligne, terinspirasi dan hadir dari material tenun asal Makassar namun diproduksi di Jepara, Jawa Tengah dengan corak garis zig zag yang khas. Desain garis yang berskala maksimalis dan pulasan komposisi warna burgundy hingga semburat merah, membuat motif tampil lebih outstanding. Struktur motif yang berskala vertical pun memberi efek jenjang bagi pemakainya. Yogie pun mengangkat tenun tersebut secara totalitas melalui garis rancangnya yang berpotongan clean, body fit hingga siluet volume yang elegan. Material cotton dan silk berpadu dengan harmonis dan diikuti teknik tailoring yang prima.

Karakter desain untuk koleksi seri ini pun tampil lebih spesial dengan twist gaya pada rancangannya. Nuansa maskulin dan feminin dikawinkan pada beberapa elemen busananya. Elemen gaun cocktail, atasan seperti half top, skirt dan celana mengambil banyak inspirasi khasanah busana pria dan wanita yang kental, namun berkemas elegan. Hal itu tercermin dari koleksi gaun feminin yang memiliki detail kemeja atau kerah pada bagian atas koleksi. Contohnya saja, dua elemen atasan dan bawahan, pada bagian waist line rok pensil memiliki detail layaknya kerah yang berefek 3D yang menarik dan sesuai tren terkini. Adapun gaun pas tubuh yang memiliki detail layaknya tube dress namun dengan kombinasi material plain berwarna merah pada bagian atas, membuat desain terusan tampil lebih individual. Sedangkan sentuhan extraordinary juga disuntikan melalui pilihan atasan dengan potongan panjang pada bagian belakang, dan dipadankan dengan pencil skirt yang simple. Aksen memikat dan surprise bisa juga digaungkan dengan cara understated.

Ide gaya keseluruhan rancangan tampil lebih segar, dengan perpaduan elemen yang mampu dan bebas dipadupadankan. Rangkaian busana ini pun mampu membuat setiap wanita modern mengekspresikan gaya personalnya, dengan identitas yang lebih segar dan dinamis. Koleksi ini juga didukung dengan sematan aksesori dari Rinaldy A Yunardi dan sepatu kreasi label Frej.







No comments:

Post a Comment