PARIS FASHION WEEK AW 2017/2018

PARIS FASHION WEEK AW 2017/2018

Monday, October 14, 2013

REFLEKSI HARI : KAWANAN LAIN



KAWANAN LAIN

Dalam berelasi selalu saja ada pasang surutnya, tak hanya soal hubungan percintaan namun juga soal pertemanan. Ada kalanya hidup dalam era modern dengan berjalannya waktu, beragam pertemuan dengan teman baru tak bisa diindahkan. Anda mencoba dan meraih satu lingkaran hidup baru lagi,  dan tentunya menikmatinya. Namun dalam menyikapi hal itu, beberapa lingkaran pertemanan lama Anda yang ada pun tetap mengiringi langkah hidup Anda. Tapi, coba akui sejauh mana kiat Anda mengatur atau  tepatnya membagi waktu "kelompok pertemanan" (lainnya) Anda itu saat ini?

Satu pertemuan dari tim teman lama hadir di atas meja restoran paling hip saat ini. Salah satu dari mereka terlihat menikmati pertemuan itu, namun juga memiliki perhatian yang lain. Singkatnya, pertemuan itu membahas beragam obrolan mulai dari kisah rumah tangga, pekerjaan hingga percintaan. Namun, disela obrolan itu salah satu dari mereka harus membagi waktunya dengan kisah pertemannya yang lain saat itu. Sibuk dengan ponselnya walau menikmati perbincangan sore itu. Hingga pada akhirnya, dirinya harus bergegas pergi untuk memenuhi janji yang lain. Mereka pun berpisah dan berjanji untuk mengatur pertemuan lain nantinya. Ini cara membagi waktu yang dirangkai oleh orang tersebut. Namun, ada yang merasa kurang bisa menerimanya hanya karena tidak mengetahui lebih dulu apa yang akan dilakukan dari teman Anda tersebut. Atau bisa jadi pembagian waktu tersebut tanpa menginformasikan di awal pertemuan.

Berlaku demikian, tentu bukanlah tidak sopan, berjalannya waktu setiap individu memiliki hidup "baru" yang lain. Anda diminta untuk mengerti. Namun juga tidak ada salahnya Anda untuk mencoba menyatu dengan situasi yang ada pada teman Anda yang bergegas pulang tersebut. Bukannya ingin mengusik hubungan pertemanan lain dari teman Anda tersebut, tapi setidaknya Anda menaruh perhatian pula dengan situasi tu. Sehingga, teman Anda dan Anda sendiri pun bisa saling memahami. Jika Anda dalam posisi teman Anda yang sibuk dengan ponselnya tersebut pun, tindakan hal itu bisa dipraktikan untuk memberikan informasi mengenai teman baru Anda itu.  Bahkan jika perlu sekali waktu memperkenalkannya atau digabungkan dengan teman lama itu. 

Tentu, jika nantinya Anda tidak mempertemukan untuk kedua kalinya, itu tidak jadi persoalan. Karena, setidaknya dengan langkah di atas,  Anda atau teman Anda sudah saling mengetahui sama lain. Ini adalah proses saling menghargai dalam merefleksikan proses pertemanan, yang tentunya ingin Anda jaga sepanjang hidup Anda. Sehingga, dengan saling pengertian itu, teman Anda dan Anda sendiri akan bisa menikmati proses pertemuan (yang sudah sekali dipraktikan) dengan nyaman. Sehingga walau pertemanan Anda pasang surut, keadaan untuk mengembalikannya pada keadaan yang harmonis bisa terus berjalan.

Adi Surantha

No comments:

Post a Comment