PARIS FASHION WEEK AW 2017/2018

PARIS FASHION WEEK AW 2017/2018

Saturday, November 10, 2012

FASHION REPORT : URBAN FLOWER


URBAN FLOWER
Motif floral yang semarak tak lagi tampil retro justru membuat Anda semakin modern dan fabulous!
Oleh, Adi Surantha.

Ladies, dalam perputaran musim fashion, koleksi musim semi dan panas kerap menawarkan motif semarak dan warna cerah yang membuat gaya busana semakinn maksimal. Untuk musim semi dan panas 2012 ini tren yang digaungkan oleh banyak rumah mode dunia hingga ke high street label adalah hadirnya kembali corak floral -corak yang merebak di fashion era 70an-. Beberapa desainer fashion yang sempat menjadi perbincangan di kalangan fashion dengan kreasinya yang kental dalam nuansa floral dan motif yang semarak adalah Mary Katrantzou. Desainer kelahiran Yunani yang berbasis di London ini memperkenalkan gaya busana unik seperti terusan dengan kombinasi motif yang berpotongan tiga dimensi. Label fashion lainnya yang musim ini turut memperkenalkan tren motif semarak adalah Valentino, Junya Watanabe, Vionnet, Prada, Salvatore Ferragamo dan banyak lagi. Bunga, daun palem, pohon kelapa atau buah-buahan hadir dengan print bernuansa digital, retro ataupun pop yang playful.

Motif floral yang diperkenalkan musim ini tak lagi hanya corak bunga tapi tumbuhan lainnya seperti dedaunan dan nuansa hawai yang kental. Banyak desainer fashion mengajak setiap wanita untuk berani mencoba corak floral head to toe yang maksimal. Pilihan elemen fashion yang bercorak floral seperti blazer, rok, terusan ataupun atasan. Ragam pilihan material pun menentukan gaya berbusana yang tepat bagi Anda seperti silk, katun atau jersey . Tapi ladies, banyak setiap wanita sampai saat ini ragu untuk mencoba kombinasi motif floral yang semarak ini. Padahal busana bercorak floral ini bisa membuat gaya Anda semakin outstanding.

Cosmo mencoba untuk merekomendasikan beragam tip cara mengenakan elemen fashion bercorak floral untuk dua karakteristik. Mulai untuk gelaran acara malam atau formal dan gelaran kasual yang lebih easy.

The Floral Blazer
-Untuk gaya maksimal dengan floral blazer coba padankan dengan terusan bercorak floral pula dalam warna senada. Tambahkan aksesori berpalet nattural seperti cokelat atau putih.
-Untuk gaya semi formal atau kasual coba padankan blazer bercorak floral dengan T-shirt dan skinning jeans berpalet abu-abu

The Floral Pants
-Celana bermotif bunga yang semarak bisa dipadankan dengan atasan bermotif senada. Pilih atasan blouse dan material ringan seperti sutera.
-Untuk gaya kasual celana bermotif semarak bisa dipadankan dengan atasan kemeja bermaterial denim atau T-shirt.

The Floral Peplum Top
-Siluet peplum dengan potongan volume pada bagian depan membuat gaya berbusana Anda semakin fashionable. Untuk gaya maksimal padakan dengan rok mini bergaris A-line atau pencil skirt bercorak floral pula.
-Untuk gaya kasual coba padankan dengan jeans atau celana pendek berpotoingan lurus.

The Floral Skirt
-Rok dengan moti floral yang semarak coba pilih potongan pensil dan clean. Padankan dengan blazer atau blouse berpalet senada. Ingin lebih maksimal padankan denganatasan bermaterial lace.
-Untuk menghadiri acara kasual coba padankan dengan T-shirt atau  sleveles top.


FASHION REPORT : FALL WINTER 2012/2013 FASHION WEEK REPORT


MIMPI DAN REALITAS
Saat fashion datang ke hidup Anda, biarkan mimpi dan kenyataan berjalan beriiringan.
Oleh, Adi Surantha

Ladies, pekan mode musim gugur dan dingin 2012/2013 ini menggoreskan banyak cerita mengejutkan . Dari rumah mode Paris Yves Saint Laurent (YSL) kepala kreatifnya Stefano Pilati lengser setelah membawa napas modernitas dan powerful pada gaya perempuan YSL sejak 2002. Desainer fashion asal Belgia yang cerdas Raf Simons pun meninggalkan label Jil Sander untuk naik ke singgasana Christian Dior menggantikan John Galliano, desainer yang dikeluarkan oleh pemilik label tersebut 2011 lalu. Ada momen fashion yang indah, air mata berlinang di pipi Raf Simons dan para tamu menyemagatinya dengan tepukan tangan meriah, sedangkan Stefano Pilati melambaikan tangan dengan percaya diri saat finale terakhir dan menjadi rebutan fotografer runway kawakan .Ya, Ada berita yang sedih namun di sisi lain membawa angin segar bagi kelangsungan bisnis mode rumah mode tersebut. The show must go on!

Jika kiprah perancang cukup dinamis musim ini, begitupun dengan tawaran kreasi mereka yang tampil di panggung Paris, Milan , London dan New York. Dari Paris, peragaan Louis Vuitton menjadi buah bibir para fashionista sepanjang minggu. Kereta api kuno berjalan di atas runway label asal Paris tersebut, dengan setting stasiun ide yang yang brilian yang terus membanggakan dan menempatkan heritage rumah modenya di atas segalanya yaitu life is journey! 

Begitupun dengan tumpukan kristal di Chanel dan panggung Kenzo yang memukau. Kreasi perancangnya pun tak kalah memukau,banyak perancang berbasis di Paris menawarkan karakter perempuan yang powerful. Proporsi desain yang strong, aksi volume , siluet hourglass dan eksplorasi upper body, semua tak ingin memberi kesan ketidakberdayaan wanita, tapi justru sebaliknya. Gaya androgini , sapuan hitam tapi elegan dan beautiul membuat kreasi label Chanel, Lanvin, Jean Paul Gaultier, Hermes atau Givenchy membuat wanita era kini semakin semangat untuk terus berkarya dan kompetitif. Dari Milan , cara-cara Italia yang selalu dibanggakan para perancangnya diproklamirkan dengan lantang. Nuansa Gothic, kemegahan abad pencerahan renaissance dan romantis semua dipersembahkan pada koleksi label Italia. Mereka seperti ingin meneriakan bahwa Eropa tetap jaya, walau krisis melanda Italia. Inspirasi tersebut sungguh elegan, nuansa dark romantic yang delicate itu terus hadir bergiliran. Napas sensual secara bersamaan pun tetap disuntikan dari inspirasi tersebut, koleksi Dolce& Gabbana membuktikannya. Sedangkan New York dan London pun tetap di jalur kontemporer dengan kombinasi ide yang imajinatif dan realitas yang cerdas. Unsur surealism dan realistic juga bisa berdampingan dalam mode, seperti yang Marc Jacobs ketengahkan. So ladies, tren musin gugur dan dingin 2012/2013 rangkuman tim Cosmo bisa jadi referensi Anda. Jika desainer merayakan fashion sebagai terapi menikmati hidup yang tak ada habisnya, Anda pun tentunya bisa mengapresiasinya. Enjoy our fashion week report!  

FASHION REPORT : COACH LEGACY COLLECTION AND FLAGSHIP STOE OPENING AT SINGAPORE


THE MODERN EXPLOSION
Butik dan koleksi fashion yang sesuai dengan gaya hidup modern selalu menjadi dambaan setiap wanita masa kini.
Oleh, Adi Surantha

Ladies, memiliki dan mengenakan tas kulit impian bisa menjadi pilihan bagi setiap perempuan. Aksesori tas tak bisa dipungkiri merupakan elemen fashion andalan dalam gaya sehari-hari Anda. Coba akui berapa kali Anda tidak menjinjing tas kesayangan saat beraktivitas? Berbicara soal tas, pada 19 Juli lalu salah satu label fashion yang terdepan dengan koleksi aksesori bermaterial kulit seperti tas hinggga small leather goods lainnya, Coach mengundang Cosmo ke acara peresmian flagship store dan terbesar di Asia Tenggara di Singapura tepatnya di Wisma Atria. Atas undangan Kanmo Retail Group, perusahaan retail Indonesia yang memegang label Coach di Indonesia dan membuka kembali butiknya di Plaza Senayan, Cosmo juga berkesempatan menjadi saksi untuk melihat lebih dekat lansiran terbaru koleksi spesial label asal Amerika itu yaitu Legacy Collection, koleksi aksesori seri ikonis yang dilansir kembali dengan desain dan  pengembangn desain yang modern dan fresh, so lucky!

Bangunan bernapas futuristik pada flagship store label yang berdiri sejak 1941 ini menjadi pusat perhatian setiap pengunjung di area perbelanjaan terkenal Singapura, Orchard Road. Eksterior bangunan hadir dengan material kaca berpola geometrical yang bernapas modern dan  clean. Blecker prints dan logo C yang menjadi signature style Coach membungkus dinding butik bagian luar pun menyala membuat bangunan ini stand out! Dengan luas 4.600 meter persegi ragam koleksi wanita tersedia cukup lengkap mulai dari koleksi aksesori klasik dan seasonal. Pada area women’s wear and jewelry nuansa chic dan modern hadir melalui palet putih , lantai marmer dan aksen stainless steel. Tata pencahayaan yang hangat dengan penataan display koleksi tas-tas berukuran mini yang digantung di latar tembok membuat semagat belanja semakin memuncak! Untuk area pria, flagship store ini juga menyediakan area cukup luas dan ragam koleksi yang lengkap. Area khusus pria hadir lebih hangat dengan nuansa palet cokelat natural seperti pilihan lantai kayu dan hand-painted fixtures. Fantastic!

Pada kesempatan ini label yang mendaulat Gwyneth Paltrow sebagai bintang kampanye iklannya ini juga melansir koleksi legacy yang sudah ditunggu-tunggu oleh penggemarnya. Koleksi legacy adalah seri koleksi aksesori tas hingga small leather goods Coach yang hadir dari arsip warisan label asal Manhattan, New York ini. Beberapa koleksi ikonis Coach hadir dengan sentuhan baru dengan kreasi siluet , detail dan warna cerah yang modern, sesuai tren terkini dan nuansa timeless yang kental. Koleksi khusus ini diproduksi dengan pengerjaan tangan, kualitas dan artisan berkualitas dan melewati tahapan kurang lebih seratus langkah untuk membuat satu tas. Beberapa koleksi juga tetap mengutamakan aspek fungsional yang menjadi spirit dari gaya hidup  khas New York dan individu masa kini. Dengan perjalanan sejarah bisnis yang panjang yaitu hampir 71 tahun Coach mencoba lebih peka untuk mempersegar kolekzi ikonisnya untuk bisa merangkul selera dari generasi yang baru. Cosmo melihat dari dekat beberapa koleksi ikonisnya yang kini hadir lebih stylish dengan sentuhan tren terkini. Salah satunya adalah Leather Duffle yang hadir dengan kreasi color block pada badan tas dan bagian saku atau pilihan palet kuning, merah dan hijau cerah yang menggoda. Beberapa shouder bag berukuran mini juga hadir dengan corak leopard, detail tassel, dan garis struktural yang bisa dijadikan incaran belanja fashionista.

Semangat dan komitmen dari label fashion sejati adalah bangga pada heritage-nya sendiri dan tak pernah lelah untuk berinovasi saat berkreasi. Berdirinya flagship store Coach dengan desain bergaya arsitektur dan inspiratif diyakini bisa terus memikat penggemar setia bahkan menarik konsumen baru. Lansiran lagacy collection Coach juga merupakan langkah yang tepat untuk terus menawarkan orisinalitas dengan energi baru sesuai tren terkini. Karena Cosmo yakin label fashion yang selalu menjadi impian setiap wanita pasti senantiasa dekat dengan gaya hidup terkini, dan sinergi antara desain flagship store dan koleksinya pun dibuktikan Coach malam itu, wonderful!

Selain presentasi koleksi oleh gorgeous models, Cosmo juga merekam beberapa selebriti dan tamu yang terlihat fabulous dengan koleksi legacy dari Coach. Enjoy!

FASHION REPORT : VINCCI KUALA LUMPUR MALAYSIA


THE SHOES SCENE
Label aksesori fashion dengan koleksi berdesain tren terkini dan harga yang affordable menjadi andalan setiap wanita. Salah satunya label VNC yang hadir kembali dengan konsep yang trendy.
Oleh, Adi Surantha

“Sepatu yang indah akan membawamu ke tempat yang indah pula”, ungkap Carrie Bradsaw di serial terkenal Sex and The City. Cosmo setuju dengan ungkapan tokoh fashionable di acara televisi Amerika tersebut. Dalam hati terdalam, setiap wanita selalu ingin melangkah dalam sepatu-sepatu indah dambaannya. Tak heran setiap musim sale tiba banyak wanita tak pernah bosan untuk antre membeli sepatu baru. Memang harus diakui pula, sepatu dengan desain tren terkini dan harga yang affordable tentu menjadi peringkat utama di daftar belanja Anda. Salah satu label aksesori asal Malayzia , VNC pun telah banyak menjawab setiap kebutuhan wanita untuk memiliki sepatu-sepatu trendy dan tentunya harga yang affordable. Desain koleksi sepatu VNC kerap  terinspirasi dari tren dari fashion week dari kota-kota kapital fashion dunia dengan karakter desain yang mengakomodir beragam aktivitas wanita modern, perfect!

Untuk mengenal lebih dekat dengan label VNC , Cosmo pun pada 7 Agustus lalu bertandang ke Malaysia, negeri yang melanasir label tersebut sejak tahun 1994. Pada kesempatan ini Padini Group , perusahaan ritel fashion asal Malaysia yang memiliki label VNC secara khusus mengadakan acara VNC Indonesia Signing Ceremony and Media Conference. Undangan bagi jurnalistik Indonesia , Singapura dan Malaysia ini untuk penandatanganan atas francising VNC dari Padini Group kepada perusahaan distributor fashion asal Singapura F J Benjamin. Selanjutnya F J Benjamin pun  melalui perusahaan distributor brand fashion Indonesia PT Gilang Agung Perkasa akan mendistribusikan secara resmi VNC di Indonesia. “ VNC adalah brand sepatu yang bagus dan memiliki desain yang setara dengan label-label sepatu bertaraf internasional lainnya. Kami   pun tak ragu untuk mendistribusikan VNC di Indonesia, karena kita memiliki publik yang agresif dan berani untuk mencoba gaya dari tren terkini. Oleh karena itu kita percaya brand Malaysia ini bisa di terima di Indonesia”, ungkap Ronnie Bong selaku President Director dari PT Gilang Agung Persada kepada Cosmo.
Mulai bulan September VNC akan dibawa ke Indonesia oleh PT Gilang Agung Persada dengan tawaran konsep baru. Butik VNC  akan dibuka kembali butik pertamanya di Mal Kelapa Gading,Jakarta. Untuk di pusat perbelanjaan tersebut toko VNC akan menjadi flagship store di Indonesia karena area butik yang luas, konsep digital seperti menggunakan iPad yang tersedia di butik untuk pemilihan sepatu , awesome! Selain koleksi sepatu beberapa koleksi lain seperti tas dan aksesori juga tersedia di flagship store VNC terbaru.

FASHION PLAY                                                                                     
Pada acara penandatanganan untuk franchising  VNC, Cosmo berkesempatan untuk mewawancarai CEO dari F J Benjamin, Nash Benjamin. Berikut petikan wawancara Cosmo seputar bisnis fashion saat ini.

Cosmo : mengapa Anda tertarik mengambil francising VNC dan membawanya ke Jakarta?
Nash: VNC memiliki konsep yang menarik, dan memiiki potensi bisnis yang bagus  dalam usaha ritel fashion. Selain koleksi sepatu, kini VNC juga memiliki koleksi yang cukup luas seperti tas dan jewelry. Label ini juga mempunyai desain yang mengikuti tren terkini dengan harga yang affordable. Saya sangat percaya oleh potensi bisnis brand ini, oleh sebab itu kami membuka label ini di Indonesia. Kami berencana untuk membuka banyak toko di beberapa kota di Indonesia. Saya sangat berpikir positif dengan hal ini dan akan terus mengembangkan produk ini di Indonesia.

Cosmo : Anda mendirikan label fashion Singapore milik Anda sendiri yaitu Raoul. Kini brand tersebut semakin dikenal masyarakat baik di Singapura dan interenasional. Terakhir Raoul juga berpartisipasi mempresentasikan koleksinya di Milan Fashion Week , apa strategi bisnis apa yang Anda jalankan untuk brand ini?
Nash: Raoul adalah brand fashion baru dari Singapore yang terus mencoba untuk memperkenalkan dan mengekspansi bisnisnya ke luar negeri. Untuk itu kami mencoba membuka toko Raoul di luar negeri. Selain Indonesia kami memiliki toko di Paris , Milan dan New York. Kami juga memiliki outlet di departement store ternama seperti Blomingdale's, Selfridges, Neiman Marcus dan lain-lainnya. Kita mencoba strategi secara pelan-pelan untuk mendapat perhatian secara internasional.

Cosmo : Menurut Anda siapa yang menjadi kompetitor Raoul?
Nash: Raoul menawarkan koleksi dengan gaya trendy dan affordable price, Dengan karakter tersebut tentunya kami memiliki kompetitor dengan merek lain yang mungkin sudah lebih dikenal luas oleh masyarakat. Tapi kami tidak ingin menyebut ini sebuah kompetisi dengan mereka karena Raoul kini dikenal dengan garis desain clean, minimalis, strutured dan hampir beberapa brand juga sama seperti Raoul, karena sekarang tren fashion memang seperti itu.

Cosmo : sekarang negara-negara di Eropa sedang dilanda krisis ekonomi, bagaimana menurut Anda mengenai bisnis fashion di sana?
Nash: kita tahu setiap masyrakat membutuhkan pakaian yang disesuaikan dengan karakter setiap negara, keadaan ekonomi, lingkup profesi dari pekerjaan. Salah satu brand saya, Raoul memiliki posisi yang cukup baik, merupakan affordable luxury brand. Sekarang publik di sana membeli koleksi dengan desain trendy, memiliki kualitas baik dan tentunya harga yang tidak terlalu mahal. Oleh sebab itu Raoul banyak diminati oleh mereka, sehingga walaupun Eropa sedang krisis, kami tetap memiliki potensi untuk menjalankan bisnis di sana.

Cosmo: apa perbedaan market di Singapura dan Indonesia khususnya Jakarta?
Nash: Jakarta memiliki populasi yang besar dan tingkat kesejahteraan yang meningkat pesat. Mereka melakukan kegiatan traveling dan tahu benar akan tren fashion terkini. Saat traveling, mereka shopping di luar negeri seperti di Paris dan Singapura, hal ini juga terjadi bagi masyarakat di Singapura. Tapi perbedaan juga sedikit terlihat misalnya konsumen Indonesia lebih menyukai koleksi yang cukup kreatif seperti aplikasi hiasan dekoratif dan tampilan yang unik. Sekarang masyarakat kita dinamis dan gemar traveling mereka peka dan gemar mengadaptasi  sesuatu yang baru. Menurut saya, kini di Jakarta banyak butik-butik dan pusat perbelanjaan yang bagus , bahkan beberapa shopping mall lebih bagus di Jakarta daripada di Singapura. Menurut saya Jakarta lebih berpotensi cukup besar daripada Singapura karena populasinya yang banyak. Kami memiliki beberapa toko di 7 kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Medan dan Makasar

Cosmo: sekarang beberapa department store yang menjual label-label fashion ternama dari Eropa cukup banyak dan berencana membuka gerainya di Asia salah satunya di Jakarta, bagaimana pandangan Anda akan hal tersebut?
Nash: ini tergantung dari produk mereka dan cara mereka memperkenalkan dan menjual produk tersebut. Mereka menjual barang dengan harga yang cukup tinggi, mereka harus riset lebih dalam akan permintaan dan kebutuhan masyarakat. Karena jika marketnya cukup kecil, mereka harusb memperkenalkan produk mereka dengan baik  dengan beragam strategi. Tentu tahapannya cukup berat namun bisnis tersebut bisa sukses jika dijalani dengan baik.

Cosmo: sekarang bisnis food and beverages (F&B) juga semakin berkembang di Jakarta, apa Anda tidak ingin mencobanya?
Nash: sama seperti bisnis fashion, bisnis F& B juga berkembang dengan konsep-konsep yang menarik dan modern seperti haute cuisine dan fine dining dan lain sebagainya. Publik yang meningkat tingkat kesejahteraannya, gaya hidupnya pun semakin meningkat. Publik di Jakarta kini gemar makan di luar dan di tempat-tempat hip. Saya memiliki brand berkonsep life style dan menjalankan bisnis tersebut dengan baik hingga sekarang.  Untuk bisnis F&B tidak hanya menjalankan membuka restauran dan menjalankannya saja, sebagai pemilik mereka harus berada di tempatnya, melihat proses memasaknya,tahu betul jenis makanannya sistem promosi dan meminta tanggapan tamunya akan makanannya. Ini binis yang harus ditangani langsung oleh pemiliknya,

Cosmo : brand apalagi yang Anda impikan untuk dilansir saat ini?
Nash : di peruzahaan kami nantinya akan melansir  fashion brand baru pada 2014 , salah satunya luxury brand dan life style brand. Di industri fashion kita selalu mencari sesuatu yang baru dan tentunya harus diikuti dengan kemauan pasar. Saya yakin pada brand ini namun saya belum bisa memberikan info nama brand tesebut pada Anda sekarang, tunggu saja.
Cosmo: pertanyaan terakhir dari saya, apa filosofi hidup Anda?
Nash: saya selalu bangun pagi, saya bangun pukul 05.30 atau 06.00. Szaat bangun saya selalu mengatakan pada diri sendiri “It’s a beautiful day!” Hidup adalah sesuatu yang kamu buat sendiri. Jika Anda memulai hari dengan sedih itu bisa menaungi mood diri Anda. Anda harus selalu senyum dan merasa positif. Anda harus terus bersyukur sehingga membuat Anda bahagia, dan jangan komplain karena hal tersebut bisa membuat Anda sedih.

FASHION REPORT : SEXY MATTERS


SEXY MATTERS
Banyak cara untuk tampil seksi di musim ini, mau mencoba dengan gaya barok atau minimalis sekalipun. Let's try darling!
Oleh, Adi Surantha

Ladies, satu yang menjadi perhatian Cosmo mengenai koleksi fashion musim gugur dan dingin 2012 ini, yaitu bagaimana untuk tampil tetap seksi dengan opsi gaya yang berbeda. Banyak tawaran gaya yang desainer dunia tawarkan , tapi Cosmo terpikat oleh kunci tren yang melambung di pembicaraan kalangan fashion sepanjang fashion week musim ini seperti gaya barok dan gaya minimalis. Awalnya hal tersebut seakan sesuatu yang berlainan arah, namun nyatanya nuansa seksi yang seduktif juga hadir untuk menyatukan kedua gaya tersebut.

Deretan koleksi gaya opulence label Dolce & Gabbana benar-benar menjadi pemimipin tren barok musim ini selain material dan padanan aksesori yang over-the-top beberapa siluet memeluk pinggul atau hour glass pada gaun transparannya memukau banyak wanita. Mengekspos bagian pinggul menjadi lebih besar dan berisi seperti melihat lukisan-lukisan klasik  istana-istana di Eropa kreasi era renaissance menjadi inspirasi label Italia tersebut. Siluet egg yang menghadirkan volume pada bagian pinggul dan bokong membuat tubuh wanita semakin terlihat padat dan seksi. Melihat inspirasi lainnya, di era Victorian setiap wanita rela memakai undergarment untuk membuat bagian dada dan bokong terlihat menonjol yang dikenal dengan bustle untuk bagian bokong dan korset untuk bagian dada. Stefano Gabbana dan Domenico Dolce, duo desainer mencoba menggarapnya, dengan desain yang modern , easy to wear, material dan embellishment yang delicate. 

Begitupun dengan “pemain” fashion kawakan lainnya seperti perancang Alber Elbaz  untuk  Lanvin, Oscar de la Renta, Maria Grazia Chiuri dan Pierpaolo Piccioli untuk Valentino dan Ricardo Tisci untuk Givenchy, beberapa siluet A-line dan volume yang marak di era fashion 50an tak hanya menyuguhkan nuansa elegan saja tapi sekaligus sensual. Beberapa siluet melekat tubuh dimodifikasi dengan ragam detail volume seperti gelepai hingga peplum yang kini marak di banyak elemen fashion. Aksi detail peplum pun membuat kesan feminin pada gaun-gaun malam seksi transparan. Detail tersebut seperti menggeser pamor ketenaran bandage dress ,mini dress melekat tubuh yang ikonis dari label Herve Leger. Versace juga memanjakan wanita dengan satu mini dress dan evening gown bersiluet pas tubuh dan detail peplum pada pinggang. Kesan rebellious, energik dan sexy sangat kental pada kreasi Donatella Versace tersebut.  Tren gaya transparan yang seksi yang marak di musim semi dan panas 2012 lalu juga semakin berekpansi hingga ke musim ini. Beberapa kreasi sengaja untuk mengekspos undergarment dan  lekuk tubuh wanita, seperti korset, half top, bra hingga celana pendek yang membuat kesan seduktif semakin kuat. Musim ini hal tersebut di peragaan Gucci, Emilio Pucci, Salvatore Ferragamo, Prabal Gurung, Marchesa dan Etro dibuktikan kembali. Beberapa elemen khusus busana malam hadir dalam siluet mini dress, mermaid, pencil skirt, detail drapery  serta atasan off shoulder. Etro lain lagi atasan transparan hitam berpotongan pas tubuh hanya ditutupi dekorasi bordiran untuk menutupi bagian dada, so sexy!

Kubu lain yang menyuguhkn tren minimalis yang bergaris romantis juga hadir dengan napas sensual yang elegan. Memang harus diakui, beberapa tahun belakangan ini tren fashion bergaya minimalis terus meningkat jumlah penggemarnya, Jika gaya barok dekat dengan nuansa era fashion 50an , nuansa minimalis yang clean namun  soft sudah tentu mengakrabi era mode 60an pada beberap garis elemen fashion-nya. Nama-nama besar at the moment untuk kubuini seperti  Phoebe Philo untuk Celine, Raf Simons, Stella McCartney atau Calvin Klein mencoba jalur lain untuk memperkenalkan siluet seksi masa kini. Contohnya saja kreasi terakhir Raf Simons untuk label Jil Sander. Beberapa gaun berpalet dusty pink dan cream hadir dengan potongan tube dress yang memperlihatkan kulit bagian atas, diikuti dengan garis pinggang yang kecil.  Tampil dengan clean lines dan palet lembut sekalipun bisa juga tampil sensual dengan sentuhan material, potongan klasik dan craftmanship yang cerdas ala Jil Sander. Dari Milan, ada label Gucci kreasi Frida Giannini perancangnya, seperti ingin mengulang masa jaya label asal Florence ini saat digarap oleh tangan dingin Tom Ford, kesan seksi juga hadir dengan potongan gaun-gaun seksi sekuen terakhirnya. Gaun malam berpotongan panjang memeluk tubuh hadir dengan  potongan leher super rendah hingga garis pinggang, cleavage is alaways a must , very hot!
Sedangkan Stella McCartney menawarkan siluet menipu mata yang hadir pada gaun-   gaun panjang dan mininya. Corak garis dan color block yang hadir pada gaun membentuk pola bentuk tubuh yang mungil hingga mencuri perhatian penikmat fashion.

Pada akhirnya, Cosmo yakin setiap wanita masa kini setiap membuka lemari pakaiannya, ingin untuk mencoba tampil seksi. Namun setiap ingin memilih , mood Anda pun tak hanya ingin tampil tampil seksi dengan siluet yang itu-itu saja. Beberapa tren terkini seperti barok dan minimalis bisa Anda jadikan referensi untuk mengekpresikan aksi gaya sensual Anda. Terpenting saat Anda mengenakannya Anda merasa cantik , menarik anmenjadi pusat perhatian dan timeless, enjoy!





FASHION REPORT : ENJOY THE SHOW



ENJOY THE SHOW!

Selain presentasi koleksi terbaru, nuansa teatrikal pada panggung dan aksi peragaan juga menarik perhatian fashion week musim ini. Bravo!
Oleh, Adi Surantha

Ladies, sepanjang presentasi fashion week selalu  saja ada cerita menarik yang membekas bagi setiap penikmatnya. Khususnya untuk presentasi musim gugur dan dingin 2012/2013 di kota kapital fashion seperti New York, London, Milan dan Paris yang dilangsungkan Februari lalu. Salah satu yang mengundang decak kagum adalah presentasi fashion dari rumah-rumah mode itu sendiri, yang menghadirkan fashion show bernuansa teatrikal yang dramatis. Dari Paris beberapa label “raksasa” seperti Louis Vuitton menyuguhkan kereta api kuno di atas runway, sedangkan Chanel yang selau setia mempresentasikan koleksinya di lokasi bergengsi di Paris , Grand Palais  menghadirkan dekorasi panggung penuh batuan kristal hitam berukuran besar. Sebulan sebelumnya, Karl Lagerfeld kepala kreatif Chanel mempresentasikan koleksi pre-fall 2012 di taman istana Versailles, Perancis yang legendaris dengan latar kolam-kolam berair mancur yang extravaganza dan  memikat para penggemarnya.

Pergelaran fashion koleksi musim terbaru yang hadir dengan panggung, dekorasi dan acara yang menarik juga hadir di label fashion yang jarang mempraktikan presentasi busana yang dramatis. Contohnya saja di peragaan Stella McCartney yang menyuguhkan magician dan dancer yang menari di atas kursi di tengah-tengah para tamu A-lister di London tak ingin beranjak pulang. Desainer Rick Owens juga tak pernah bosan untuk mencitrakan rumah  modenya dengan suguhan peragaan bernuansa teatrikal. Presentasi koleksi busananya yang bergaya gothic dan modern rock semakin memuncak saat tali api yang tergantung di atas runway menyala sepanjang peragaan,  awesome! Aksi memukau lainnya juga hadir di presentasi Vivienne Westwood, para modelnya walau mengenakan gaun malam elegan namun tidak berjalan di atas catwalk tapi bersepeda dan mengundang gelak tawa para tamu label asal Inggris ini. Perayaan sang desainer berkarya di suatu rumah mode dalam rentang waktu tertentu juga menjadi sorotan penikmat fashion, contohnya saja perayaan 10 tahun desainer fashion Alber Elbaz berkarya di rumah mode Lanvin. Aksi finale yang selalu ditunggu-tunggu pada  setiap fashion show ditutup dengan aksi sang desainer yang menyanyi di atas panggung. Suguhan birthday cake setinggi tujuh tingkat dan chocolate fountain juga membuat acara semakin tak terlupakan, so jealous!  Label Burberry Prorsum juga tak mau kalah dengan aksi peragaanya yang extraordinary. Pasalnya label yang terkenal dengan koleksi trench coat-nya ini menghadirkan hujan salju buatan saat presentasi, serta menata para model berjalan di runway sambil membawa payung. Dekorasi panggung Marc Jacobs di New York Fashion Week seperti ikut menyihir para tamu, dekorasi rumah kertas hadir sesuai imajinasi tema koleksi sang desainer. Dari Milan, Donatella Versace juga membuat panggung peragaan Versace dengan pencahayaan LED sesuai dengan inspirasi disco yang hadir pada koleksinya. Dolce & Gabbana pun tak pernah bosan untuk mengangkat kebanggaan pada negeri Italia asal label tersebut. Koleksi bergaya opulent dan baroque hadir di bawah dekorasi panggung yang agung melalui juntaian lampu chandelier kristal dan langit-langit tinggi dengan interior seperti gereja katedral, beautiful. Sedangkan Kenzo justru memilih lokasi unik dengan area atrium gedung universitas dan koreografi model berjalan dari eskalator dan ditonton oleh para tamu dan jurnalis fashion dari beberapa sudut jendela besar, sungguh berbeda!

Ladies, mengamati presentasi musim gugur dan dingin 2012 yang membuat kita terpukau tentunya juga memilki pesan khusus yang ingin disampaikan oleh setiap perancang. Dari inspirasi atau tema yang mereka gali dan presentasikan , kita diajak untuk turut meresapi dan terbawa dalam tawaran mode terbaru yang tak mengenal batasan dalam berkarya. Beberapa aksi dramatis dari peragaan bernuansa teatrikal juga hadir sejalan dengan DNA yang sudah melekat abadi pada setiap rumah mode tersebut, tentunya kereta kuno di presentasi Louis Vuitton atau hujan salju buatan di Burberry merepresentasikan spirit dan karakter dari setiap label tersebut. Selain konsep teatrikal yang extraordinary , beberapa lansiran koleksi busana terbaru tentunya juga sama-sama bisa menarik perhatian tamu dan pelanggan setianya. Pada akhirnya, diyakini menjadi hal ini juga menbjadi sarana hiburan yang membuat publik untuk terus bergairah dan membuat mereka tertarik untuk terus menikmati fashion demi kelangsungan industri fashion


BEHIND THE SCENE ANTERO DAN NOCHE





















Thursday, November 8, 2012

DESIGNER OF THE MONTH : DIDI BUDIARDJO BY ADI SURANTHA



GLAM TO THE MAX
Ladies, menjalani sesuatu yang kita suka juga membutuhkan kerja keras dan eksplorasi yang tiada hentinya, seperti yang diutarakan Didi Budiardjo pada Cosmo!
 Oleh, Adi Surantha

“Melihat fashion Indonesia sudah mulai bergerak lebih serius dibanding 20 tahun lalu. Kita fashion Indonesia sedang membentuk diri. Untuk apresiasi masyarakat dan pengertiannya terhadap fashion secara berkala mulai meningkat.

“ Setiap wanita yang menjadi klien saya selalu mengenal karakter desain saya, memiliki ekspetasi
dan yakin pada apa yang akan mereka terima dari hasil rancangan saya.”

“ Saya tidak mau terjebak dalam stereotype, banyak sisi-sisi dalam diri saya yang beda yang bisa saya bagi pada orang lain. Saya selalu mencoba untuk membuat dan meberikan sesuatu yang baru dan diterima masyarakat, itu penting sekali bagi saya. Jika ada yang melabel saya dengan karakter atau gaya tertentu, itu sah- sah saja. “

“Saat menjadi desainer, jika sudah memilih di label dan gaya yang eksklusif, desainer tersebut harus menjalankannya dengan semestinya. Komitmen tersebut harus dibuktikan dengan craftmanship  dan kualitas yang sangat diperhatikan.”

“Eksplorasi desain kadang saya dapatkan saat traveling. Bila saya mendapatkan material atau detail unik yang saya tertarik pasti saya beli. Saya yakin nanti pasti bisa saya aplikasikan.”

“Saya memulai bisnis fashion dari workshop yang kecil sekali. Saya nyaman saat harus mengerjakan langsung sendiri contohnya membuat pola. Merancang pola  bagi saya merupakan terapi untuk membuat lebih rileks.”

“Saya senang membaca, beragam hal. Saat membaca saya mendapat banyak hal yang berbeda.”

Fashion di Indonesia , label atau rumah mode belum terstruktur dengan rapi. Berbeda dengan di eropa sudah rapi sekali.”

“Selama lebih dua dekade saya menjalani profesi desainer, saya belum pernah merasa jenuh atau bosan. Saya merasa beruntung bisa berkerja di bidang yang saya cintai.”

“Saat waktu luang saya selalu coba bersama keluarga. Kadang pula dengan sahabat dekat, beberapa ada yang juga seprofesi dengan saya, tapi jika sudah berkumpul kita tak hanya membicarakan soal fashion saja.”

"Saya selalu setuju dengan Karl Lagerfeld, bahwa fashion itu tidak ada yang buruk atau bagus. Menurut saya fashion itu kembali pada setiap orang yang memakainya. Fashion yang baik selalu memancing orang berpikir, bereaksi dan memiliki message tersendiri pula."

"Fenomena berkembangnya label dan desainer muda independen merupakan angin segar bagi perkembangan fashion kita. Kadang, saya khawatir ada anggapan bahwa setiap orang yang ingin menjadi desainer sudah stereotype, yaitu membuat kebaya atau evening wear. Padahal tidak seperti itu, banyak yang bisa diolah dan  jika terus berpikir seperti, kita dibandingkan dengan negara lain bisa ketinggalan. Saya merasa fashion masa depan, mungkin saja lebih independent yang lebih praktis, ringan bahkan lebih bagus. Pasarnya pun ada dan berkembang dan pasti bisa survive, saya sangat mendukung hal tersebut"

"Adanya desainer independent memberikan warna lain bagi fashion di Indonesia. Saya mengharapkan hal itu, karena semakin hari, publik sudah berpikir praktis dan adanya krisis ekonomi yang menjadi isu besar. Mempunyai label independent bisa jadi tawaran dan pilihan yang bagus juga."

"Fashion itu adalah gaya hidup kita, tidak bisa dijabarkan hanya dengan kata-kata. Fashion tak melulu soal baju, tapi berhubungan dengan berbagai hal misalnya dengan kondisi ekonomi dan lainnya."

"Regenerasi pada klien saya juga terjadi, ada saja klien-klien baru untuk membuat baju. Sedangkan unttuk label saya belum ada, memang sempat jadi pembicaraan namun belum terpikir. Saya masih jalani saja karena saya masih home industry."

"Saya mencintai barang antik dan karya seni. Baru-baru ini saya tertarik mengoleksi silver jewelry antik yang desainnya lebih massive seperti dari dari Asia Timur seperti China, Laos, Mynmar dan India."

“Tren fashion bisa diadaptasi sesuai gaya desainernya, saya selalu mempresentasikan apa yang saya rasakan dan lihat secara jujur.”

“Setiap fashion show selalu memiliki tantangan tersendiri. Setiap fashion show saya usai, saya harus memikirkan rencana selanjutnya. Ya, malam itu juga!”

“Ada salah satu gaun saya yang proses kreasinya memakan waktu dua tahun. Baru-baru ini saya juga mendesain jaket sulaman yang dikerjakan di Bukit Tinggi, Sumatera Barat diselesaikan dalam waktu 1000 jam.”

“Klien utama saya selalu membuat gaun pernikahan, industri pernikahan kini sedang berada di puncak. Tradisi orang menikah di Indonesia selalu dipersiapkan dengan besar”

“Jiwa saya itu Indonesia sekali. Saya merasa sangat cinta Indonesia, saat belajar di luar negeri. Saya melihat dari jarak dan pandangan yang berbeda. Oleh sebab itu, dalam berkreasi bernuansa Indonesia saya hanya mengambil esensi-esensi dari inpirasi tersebut. Karena saya yakin Indonesia itu sanat kaya sekali untuk digali.”

“Saya selalu sarapan setiap pagi agar tubuh tetap prima. Setiap desainer dalam berkarya harus terus berkelanjutan. Karena seperti di bidang pekerjaan lain, fashion juga ada hukum seleksi alam, siapa yang gigih pasti eksistensinya tetap ada.”

“Desainer favorit saya, Christian Dior, Cristobal Balenciaga dan Yves Saint Laurent.”

“Desainer baru sangat saya harapkan, karena fashion sealalu butuh yang segar. Tapi menggeluti profesi desainer harus banyak kerja keras, memiliki signature style dan tak lelah bereksplorasi.”