PARIS FASHION WEEK AW 2017/2018
Wednesday, October 9, 2013
Monday, October 7, 2013
DESIGNER OF THE MONTH : ERA SOEKAMTO
INDONESIAN
DREAM!
Kekayaan
budaya sendiri mampu dikreasikan dengan fashion secara smart.
Desainer Era Soekamto membuktikannya.
Oleh, Adi Surantha.
“Label awal saya saat terjun ke
dunia fashion adalah Urban Crew, adalah kepribadian kedua saya yang
memiliki sisi rebellious. Saya sebagai konseptor, memiliki
jiwa dualisme dan senang berksperimen. Label untuk pasar anak muda
yang saya lansir saat berusia 20-an, perjalanan labelnya naik dan
turun, namun sampai sekarang label itu masih tetap ada. Tetap percaya
diri pada passion, stay strong, konsisten, jangan menyerah
dalam menjalankan karier.”
“Kini bussines line saya
berkembang seperti label Era Soekamto fokus pada koleksi kebaya,
royal kebaya, delicate, dan tetap pada pakem tapi modern.
Serta sebagai creative director untuk label Iwan Tirta. Di
label ini saya sebagai desainer, pengasuh dan pengemban dari batik
dan desainnya.“
“Label Era Soekamto fokus pada
koleksi kebaya, royal kebaya, delicate, dan tetap pada pakem
tapi modern. Karakter label saya ini karakternya sejalan dengan Iwan
Tirta juga.”
"Seorang creative director
harus bisa membawa sebuah label lebih luas dan mengarahkan
pada filosofi, kreatvitas, komersialisasi, dan membawa citra label ke
tingkat yang lebih baik."
“Jika sebuah label desainer ingin
jadi fashion house (Rumah
Mode). Kombinasi kemampuan mendesain, distribusi dan corporate
management harus solid, kita diusahakan kreativitas yg aplikatif
seperti yang sekarang ada pada Iwan Tirta.”
“Wanita saat mengenakan kebaya
tampil bersahaja, cantik, sexy dari dalam. Kreasi busana
inspirasi mix-culture seperti Jawa dan Makassar, yang
berkarakter namun simple dan wearable.”
“Bergabung pada Ikatan Perancang
Mode Indonesia (IPMI) sejak 1999.”
“Inpirator saya Madeleine Vionnet,
Christian Dior, Vivienne Westwood, Tom Ford, Audrey Hepburn, dan era
40-an.”
“Wanita seperti diamond, jika
memilki kualitas yang seimbang dan baik saat sinar datang dari luar
akan memancarkan cahaya yang sempurna bagi sekelilingnya.”
“Karya desainer harus bernilai
bisa dipakai, berguna untuk wanita dalam mengekspresikan dirinya
melalui busana.”
“Motif batik yang paling saya suka
adalah yang klasik, bernilai royal juga yang flamboyan seperti
Sawunggaling hingga Megamendung.”
“Baju sebagai kanvas, batik adalah
lukisannya. Koleksi busana untuk Iwan Tirta hadir pada koleksi sesuai
tren, gaya hidup hingga untuk aktivitas formal dan kasual. Biasanya
dibuat teknik drapery, tidak
dipotong karena menghargai pakem yang ada pada batik
tulis itu sendiri.”
“Hidup itu tidak linear, seperti
lingkaran, setiap manusia harus kembali ke hierarki dan dalam
kesadaran penuh. Seperti kebudayaan yang berada pada hierarkinya.
Sama seperti batik, harus sesuai pesan dan sejarahnya, sehingga
diterima dan dipahami khalayak dengan benar.”
“Karya yang bagus sejalan dengan
jiwa yang bagus. Karya itu memiliki jiwa, bernyawa dan
merepresentasikan keadaan hidup desainer.”
“Saya suka sekali sejarah
Indonesia,seperti eksplorasi kebudayaan dan peradaban tinggi. Saya
minat sekali pada kerajaan Jawa, budaya keraton, inspirasi filosofi
dan teologi yang magis.”
“Kebudayaan Indonesia harus
dilihat secara smart. Misalnya di bidang kreatif, membuat
regenarasi pengrajin itu sendiri dan mengedukasi masyarakat agar bisa
mengapresiasi. Jadi kedua belah pihak harus sama-sama dikembangkan.”
“Be your own style, let
beautiful you wear your fashion, not fashion wearing you.”
FASHION REPORT : PANDORA AUTUMN WINTER 2013/2014
CHARMED,
I'M SURE!
Tampil
mempesona bisa hadir dengan nuansa feminin yang personal dan dramatis
melalui inspirasi alam dan retro.
Ladies,
setiap wanita ingin memancarkan
sinar kecantikannya semakin maksimal. Beragam perhiasan yang
merupakan teman baik setiap perempuan pun bisa dijadikan andalan
untuk tampil outstanding. Salah satunya lansiran terbaru dari label
aksesori, Pandora. Untuk koleksi musim gugur dan dingin 2013, brand
asal Denmark ini menawarkan dua tema inspirasi yang kini banyak
diminati wanita modern. Sentuhan personal yang kental dengan nuansa
natural dan vintage hadir dalam koleksi bertajuk Enchanted Forest dan
Vintage Nostalgia.
ENCHANTED FOREST
Inspirasi
alam yang kini semakin diminati setiap individu urban menjadi
inspirasi kreasi bernuansa feminin, eksotisnya alam dan elegan.
Koleksi bracelet dengan aksen pendant bermaterial lapisan silver,
batuan kaca mengilap dari Murano, Italia yang ikonis, warna hijau
yang segar tampil artistik dengan desain deadunan, bulu hingga figur
burung hantu yang stylish.
NOSTALGIA VINTAGE
Koleksi
ini membawa Anda mengenang keanggunan menjadi seorang wanita. Ragam
koleksi gelang, kalung, anting, dan cincin. Material silver dan emas
dengan efek timbul logo Pandora. Inspirasi vintage pada desain motif
kerawang hijau dan emas membuat tampilan modern semakin dramatis.
Cosmo terpikat dengan
koleksi gelang bertali dalam ragam warna seperti abu-abu, khakhi dan
hitam dengan detail hiasan yang chic.
FASHION NEWS : ADIDAS MY GIRLS CAMPAIGN
RUNNING
MATES
Ladies,
kegiatan komunitas perempuan
kini banyak diminati untuk mendukung perkembangan gaya hidup modern.
Salah satunya komunitas olahraga, yang didukung oleh adidas dengan
kampanyenya yang bertajuk #mygirls. Aktivitas lari kali ini jadi
sorotan adidas dan secara kompak dikampanyekan oleh beberapa negara
Asia Tenggara seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina,
Thailand, dan Vietnam. Duta dari Indonesia diwakilkan oleh Maria
Selena, yang akan memperkenalkan aktivitas lari ini melalui aktivasi
digital dan social media. Bersamaan dengan kampanye itu adidas pun
meluncurkan koleksi sepatu lari wanita terbarunya CrazyCool. Sepatu
yang dilengkapi dengan ventilasi 360 derajat ini memberikan performa
rasa sejuk, sol yang lentur dan fleksibel. Jaringan Coolever berupa
lapisan bentuk daun semanggi pada sepatu berguna untuk mengontrol
panas dan keringat. Koleksi hadir dengan ragam warna cerah yang
stylish dan dilansir pada
Oktober 2013.
FASHION NEWS : NINE WEST AUTUMN WINTER 2013/2014
SLEEK
SENSATION
Musim
ini saatnya melirik koleksi sepatu baru. Salah satunya lansiran dari
label aksesori sepatu ternama Nine West. Untuk koleksi musim gugur
dan dingin 2014 ini, label asal New York ini menawarkan lima tren
gaya terbarunya yang dinamakan Danish, Flora, Dark Night, Black Ink,
Cardinal. Setiap seri merepresentasikan tren fashion secara
global seperti nuansa gelap, gaya barok, punk dan corak
floral. Contohnya saja dengan koleksi Dark Night yang hadir engan
koleksi booties berpalet gelap dan potongan yang edgy atau
seri Cardinal yang hadir dengan nuansa barok dengan pilihan sol
tebal. Pilihan klasik seperti pump shoes juga tak kalah
menarik, hadir dengan material kulit patent, berpalet maroon
dan aksen lace yang memberi kesan mewah. Beberapa twist
pada desain juga hadir dengan aplikasi hardware berwarna metalik
seperti gold atau silver pada beberapa bagian sepatu.
Favorit Cosmo juga jatuh pada sepatu bercorak leopard yang
berdesain extraordinary, potongan bagian tumit yang tebal siap
menemani aksi Anda di dance floor.
Tuesday, October 1, 2013
FASHION DIARY : WO(MEN) ONLY
WO(MEN)
ONLY!
Mencoba
tampil beda namun memukau sekeliling Anda memang tidak mudah, butuh
trik dan fashion sense yang bertahap.
Oleh, Adi Surantha
Saat
Cosmo menghadiri pesta Halloween, salah satu teman perempuan
Cosmo yang bekerja di bidang ritel fashion tampil
sangat mengejutkan malam itu. Wanita cantik ini tampil ala Charlie
Chaplin, dengan mengenakan setelan jas hitam, bowtie plus
topi bowler ala Chaplin yang legendaris itu.“Bisa saja loe
kepikiran bergaya seperti Chaplin?“ Sapa Cosmo. “Did
you “steal” your boyfriend’s suit?” Tanya Cosmo. Wanita
itu malah tertawa, “Aduh sis’, ini kemeja dan setelan jas
koleksi perempuan kok, makanya pas di badan gue!” Jawabnya. Lalu
pesta pun berlangsung, dan perempuan itu berdansa sepanjang malam
dengan nyaman karena mengenakan alas kaki berpotongan oxford shoes
ala sepatu pria. Di sepanjang perjalanan pulang dari pesta itu Cosmo
pun berpikir, ada juga koleksi wanita yang potongannya seperti baju
pria. Apa jadinya jika kebalikannya, pria berdandan seperti
perempuan atau mengenakan fashion item bergaya feminin. Pria
itu bisa jadi guyonan sepanjang malam. How lucky to be a woman!
REVOLUTIONARY
TRENDSETTER
Ladies,
jika menilik sejarahnya, Kartini-nya di ranah fashion yang
berjasa membuat wanita bisa mengenakan busana bernuansa pria, itu
adalah Coco Chanel. Bayangkan saja, di era 20-an, era setelah perang
dunia I, saat itu wanita ingin tampil lebih cekatan dan praktis.
Chanel yang baru mengawali kariernya sebagai desainer topi pun buat
inovasi yang revolusioner untuk memperkenalkan koleksi busananya yang
terinpirasi dari busana pria tepatnya pakaian sang pacar. Contohnya
blazer, sailor pants, piyama, jaket, open-necked
shirt, dan jumper untuk perempuan. Walau observasi dan
karyanya kontroversial untuk mode saat itu, jasa-jasanya memberikan
gebrakan baru bagi khasanah pakaian wanita era modern. Tak berhenti
di eranya, desainer legendaris lain yang sama-sama berasal dari
Paris, Yves Saint Laurent pun memperkenalkan smoking pants dan
suit hitam khusus
perempuan yang dikenal dengan Le Smoking. Keberuntungan pun ada pada
desainer flamboyan itu saat pelansiranya di era 70-an yang sangat
diterima generasi baru. Karena kaum muda lagi berada di puncak
sebagai penentu tren gaya hidup saat itu. Sedangkan di masa kini,
tren musim gugur dan dingin paling gemar mengangkat gaya busana pria
untuk wanita, lihat saja beberapa koleksi desainer terkini untuk
tahun ini yang menawarkan gaya androgyny dengan “pesan”
yang beragam, mulai dari gaya sexy, powerful hingga
playful.
GIRLS
WILL BE GIRLS!
Saat
ini, coba Anda akui, seberapa sering Anda mengenakan rok dan terusan
saat ke kantor atau aktivitas sehari-hari Anda? Mungkin beberapa dari
Anda mengakui bisa hanya dihitung oleh jari. Beberapa celana atau
blazer berpotongan tailored lebih esensial untuk aksi
pakaian formal Anda. Saat di keriaan acara, Anda pun kini sering
melihat beberapa perempuan hip gemar mengenakan biker
atau baseball jacket, flats shoes dan beberapa atribut pria
yang datang dari koleksi perempuan. Beberapa elemen fashion
tersebut dipadankan dengan beberapa item feminin, namun nuansa yang
kental tampil lebih boyish! Ini pun bisa dijadikan kunci gaya
Anda musim ini, cukup pilih potongan tailored ala pria namun
dengan desain khusus anatomi tubuh wanita. Coba cek juga ke beberapa
butik ternama, banyak label yang menawarkan koleksi bernuansa
androgyny. Potongan tailored, palet gelap, loose,
dan tanpa detail serta ornamen feminin di sana-sini. Ini bisa
jadi tawaran global dan kecenderungan perempuan masa kini ingin
tampil lebih praktis, bebas, dan berani, seperti yang ada pada banyak
karakter busana pria itu sendiri.
Untuk
mengambil esensi busana pria pun tak harus tampil secara harfiah,
coba padankan dengan elemen berdetail feminin yang minimal. Misalnya
saja padankan dengan luaran jas hitam, celana pipa dan dalaman kemeja
atau blus berdetail renda atau tatanan gaya dengan bukaan kancing dan
potongan tanpa lengan. Pilih palet gelap namun sematkan aksesori
senada untuk membuat Anda tampil androgyny dengan cara yang
berbeda. Pilihan itu bisa hadir dari anting atau cuff bedetail
structured dan palet metalik seperti emas atau silver. Alas
kaki pun menentukan, pilih ragam jenis sepatu khas pria yang kini
banyak dilansir beberapa label namun dengan pilihan hak tebal dan
tinggi. So ladies, walaupun tampilan Anda boyish dengan
twist padanan gaya bernuansa urban, sexy ataupun
elegan, kodrat Anda sebagai wanita tak perlu ditanggalkan khan?
Subscribe to:
Posts (Atom)












.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
















